Waspada Demam Berdarah Mengintai Anak

brm

Admin

BRM

Jum'at, 22 Februari 2019 15:45:29

Saat ini penyebaran demam berdarah dengue atau DBD sedang mengalami kenaikan, bahkan untuk beberapa daerah di perlakukan sebagai KLB atau kejadian luar biasa. Bukan tanpa sebab pemerintah mengeluarkan kebijakan tersebut, selain dari dampak penyebaran yang meningkat juga dari jumlah korban.

Baca Juga : Gejala DBD Pada Anak

Fase Demam Berdarah Dengue

Untuk itu fahami fase-fase yang terjadi pada DBD, pada sebagian orang kurang faham dengan kondisi yang di hadapi.

Ada beberapa gejala yang menjadi ciri bahwa anak mengalami demam berdarah yang terbagi kedalam 3 fase.

Adapun gejala dbd pada anak antar lain :

Gejala DBD pada Anak

Bunda harus waspada bila melihat gejala-gejala berikut, karena merupakan indikasi atau ciri dari anak mengalami gejala demam berdarah. Antara lain :

  • Tiba-tiba anak mengalami demam tinggi mencapai 40 derajat Celcius atau lebih. Demam bisa berlangsung selama 1-7 hari dan kemudian mulai menurun.
  • Ruam atau bintik-bintik merah pada kulit
  • Nyeri pada otot, sendi, dan tulang. Nyeri ini biasanya mulai terasa setelah demam muncul.
  • Nyeri pada belakang mata
  • Pusing
  • Kelelahan. Bisa terjadi sampai setelah anak sembuh dari DBD.
  • Kehilangan nafsu makan
  • Mimisan atau perdarahan ringan pada gusi
  • Kulit anak mudah memar

Setelah demam, gejala juga bisa menjadi lebih buruk, seperti:

  • Perdarahan yang lebih berat
  • Masalah pada pencernaan, seperti mual, muntah, atau nyeri di perut
  • Masalah pernapasan, seperti kesulitan bernapas

Dimana ciri-ciri DBD tersebut terbagi kedalam 3 fase demam berdarah.

Fase Demam

Ciri anak ketika berada dalam fase ini adalah adanya demam tinggi. Dengan kisaran suhu 40 derajat celcius yang dapat berlangsung selama kurang lebih 2-7 hari.

Selain itu gejala pada fase ini meliputi muka yang memerah, rasa nyeri pada seluruh badan, nyeri otot dan sakit kepala. Jika demam lebih dari 10 hari maka kemungkinan anak tidak mengalami demam berdarah.

Ketika anak mengalami demam tinggi maka perbanyak minum air putih guna mengurangi kemungkinan dehidrasi yang dapat memperparah kondisi juga membantu menurunkan suhu tubuh.

Fase Kritis

Fase ini dapat dibilang sebagai fase kamuflase karena biasanya suhu tubuh akan berangsung turun hingg 37 derajat celcius, dan anak akan merasa sudah sehat. Namun ketika terabaikan maka akan terlihat kondisi trombosit yang turun secara drastis. Kondisi ini sangatlah berbahaya dan harus segera ditangani secara medis tidal lebih dari 24-38 jam.

Banyaknya yang telat melakukan pengobatan pada fase ini berakibat fatal. Karena beranggapan bahwa anak sudah mulai baikan dan dibiarkan begitu saja, tanpa tahu bahwa anak sedang berada pada fase kritis.

Fase Penyembuhan

Bila anak sudah melewati fase kritis maka akan mengalami demam kembali, namun tidak perlu khawatir karena hal ini berarti anak akan berangsur pulih.

Dengan ditandai demam kembali kemudian trombosit akan naik lagi secara signifikan dalam rentang 48-72 jam setelahnya.

Kemudian kondisi nafsu makan akan bertambah, nyeri pada bagian perut akan berkurang, dan fungsi diuretik yang kembali normal.

Jumlah sel darah putih yang kembali normal dan trombosit yang kembali naik, untuk itu maka pada penderita demam berdarah pada tiap fasenya akan di cek sel darah putih dan trombosit untuk mengetahui perkembangannya.

Reply


Silahkan login terlebih dahulu